Proseskreatif dalam membuat sebuah komposisi tari terdiri dari tahap-tahap, sebagai berikut: Mengkhayalkan atau membayangkan. Pada awalnya, pengertian konsep komposisi tari hanya diartikan sebagai pembentukan atau penyusunan gerak-gerak tari saja. Namun, seiring berjalannya waktu, ada berbagai elemen yang tercakup dalam komposisi tari.
Dalamproses eksplorasi ada beberapa stimulus yang dapat digunakan oleh penata tari dalam melakukan proses garap. Contoh rangsang dengar antara lain suara instrumen musik (gendang, seruling, gamelan dan lain-lain), suara manusia (nyanyian, puisi, tangisan, dan lain-lain), suara alam (gemuruh ombak, angin, kicauan burung dan lain-lain
. - Mencipta lagu atau membuat komposisi musik tentu tidak mudah, karena dibutuhkan wawasan, pengalaman, kemampuan musikalitas, paham tentang teori musik dan tentu daya imaginasi yang tinggi menghasilkan ide-ide atau gagasan untuk karya musiknya. Sebuah karya musik kreasi akan dirasakan berfungsi jika memerhatikan indikator-indikator yang mendukungnya. Hal ini dikarenakan musik memiliki fungsi untuk berbagai hal. Secara konseptual, kreasi adalah ciptaan atau penciptaan dan hasil daya cipta. Kreasi musik sendiri merupakan penciptaan karya musik. Kemudian, persoalan yang muncul di dalam gaya-gaya kreasi musik dan musik kreasi baru biasanya disebut dengan musik kontemporer. Genre musik kreasi baru ini membawa sesuatu yang baru, tetapi berdasarkan standar-standar bentuk musik yang tradisional. Adapun, jenis musik kreasi yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat terdiri dari musik tradisional, musik klasik, musik modern, dan musik kontemporer. Sementara itu, terdapat dua aktivitas yang penting untuk dipahami dalam karya seni, yaitu aktivitas kreatif dan aktivitas apresiatif. Aktivitas kreatif adalah kegiatan yang berkenaan dengan proses penciptaan dan pembuatan suatu karya seni. Aktivitas kreatif ini biasanya dilakukan oleh seniman atau kreator. Sedangkan, aktivitas apresiatif berkenaan dengan proses kegiatan penikmatan, penghayatan, pengamatan, penghargaan, dan penilaian suatu karya seni. Aktivitas apresiatif dilakukan oleh penikmat atau apresiator. Prosedur Musik Kreasi Berikut ini adalah beberapa prosedur musik kreasi seperti dikutip dari modul Seni Budaya SMA Kelas XII 2018 1. Minat yang kuatProses berkreasi dalam penciptaan suatu karya musik, yang terpenting harus diawali dari minat dan keinginan kuat untuk membuat suatu karya. 2. Munculkan gagasan ide kreasiMenstimulus diri untuk dapat memunculkan ide dan gagasan dalam berkreasi dan mendapatkan masalah yang akan digarap. Maksud dari ungkapan ini supaya dalam membuat karya tersebut bisa memahami maksud dan tujuan membuat karya musik kreasi, kemudian strategi dan teknik apa yang harus dipilih untuk merealisasikan ide yang didapat. 3. Mulai kegiatan kreasi musikLangkah berikutnya adalah kegiatan berkreasi musik yang menjadikan pilihan komposer yang perlu dilakukan. Setelah ketiga langkah tersebut dilakukan, maka akan terjawab konsep musik kreasi. Akan tetapi, untuk menemukan dan mewujudkan karya musik kreasi tersebut, seorang komposer dituntut harus mampu melakukan pendekatan-pendekatan dengan berbagai gaya musik, para pemain musik, dan para penggarap lain, supaya dapat menambah kekayaan dalam menyusun garapan karya musik kreasi. 4. Pelajari konsep kreasiDalam prosedur berikutnya yang mendasari kegiatan dalam berkreasi musik adalah mempelajari konsep kreasi. Amatilah dengan cermat bagan prosedur berkreasi musik tersebut. Kemudian aplikasikan konsepnya melalui praktik belajar membuat musik kreasi dengan mengindahkan norma-norma kreativitas, etika, dan estetika bermusik agar setiap bentuk karya musik yang dikreasikan itu mampu berdaya guna dan bermanfaat bagi pembelajaran kita. Anda dapat memulainya dari aspek mana saja, dan perlu diingat setiap aspek memiliki keterkaitan yang sangat erat, masing-masing aspek saling juga Jenis Pertunjukan Musik Barat dan Apa Saja Contohnya Daftar Jenis-Jenis Musik Kreasi dan Tekniknya Daftar Genre Musik Barat Beserta Penjelasan Lengkapnya - Pendidikan Penulis Maria UlfaEditor Yantina Debora
Dalam membuat komposisi music diperlukan beberapa proses, di antaranya a. Menyusun nada menjadi melodi b. Menyusun nada menjadi harmoni c. Menggabungkan melodi dan harmoni menjadi suatu komposisi music d. Menyusun frase untuk membentuk akalimat lagu e. Menyusun gerakan music yang sesuai dengan bentuk komposisi music 3. Menentukan tangga nada Dalam membuat komposisi musik diperlukan beberapa proses, diantaranya yaitu menyusun nada menjadi melodi, menyusun nada menjadi harmoni, menggabuangkan melodi dan harmoni menjadi suatu komposisi musik, menyusun frase untuk menyusun kalimat lagu, dan menyusun gerakan musik yang sesuai sengan bentuk komposisi musik. Menentukan Tangga Nada. Menciptakan Komposisi MusikSimbol natural tidak pernah ditampilkan di lambang kunci, tetapi simbol ini dapat membatalkan efek kres atau mol di irama lagu. Bagian 2 Ketukan dan Ritme 1 Pahami perbedaan antara "ketukan," "ritme," dan "tempo.""" Terdapat hubungan di antara istilah-istilah ini. Ketukan" merujuk pada denyut individual dalam musik. 1. Pilihlah sistem komputer dengan daya yang memadai, dan pastikan Anda juga familier dengan sistem yang digunakan. Instrumen musik elektronik itu sendiri sudah dapat Anda gunakan untuk memainkan musik. Namun jika Anda ingin memproduksi musik elektronik, Anda pasti akan membutuhkan sistem komputer. Langkah awal dalam proses penciptaan sebuah lagu tentu saja berasal dari adanya sebuah ide atau gagasan. Ide tersebut kemudian dikembangkan selama proses penciptaan lagu berlangsung. Setiap pencipta lagu atau komponis tentunya memiliki keunikan tersendiri pada karya seni lagu yang dihasilkannya. 1. Intro Sesuai namanya, intro atau introduction merupakan bagian awal dari sebuah lagu. Dari intro, biasanya kamu akan mengetahui gambaran keseluruhan lagu, mulai dari kunci yang dimainkan, tempo, ritme, hingga emosi yang dibawakan musisi. Umumnya, bagian intro diisi dengan permainan instrumen atau suara vokal. 2. Verse Cara Membuat Musik Elektronik 15 Langkah Dengan GambarMengamati, mencermati, dan memahami melodi lagu asli nya yang akan diaransemen. Menetapkan bentuk aransemen lagu yang akan dibuat. Mencari dan menetapkan progresi akord musik. Membuat sketsa dan menyusun aransemen lagu. Menentukan jenis - jenis alat musik yang akan digunakan dalam mengaransemen lagu. Berikut beberapa langkah cara menciptakan sebuah lagu berdasarkan pengalaman pribadi penulis yang telah membuat beberapa lagu untuk band Phyruhize sekarang berubah menjadi BEDA FREKUENSI. Mungkin bisa menjadi sarana pembanding bagi teman-teman sesama musisi yang udah biasa menciptakan sebuah lagu atau juga sedikit acuan bagi kawan-kawan yang Ada beberapa cara agar kita bisa terus kreatif dalam menciptakan lagu. 1 Mulailah dengan perasaan yang rileks Menciptakan lagu sangat dipengaruhi oleh perasaan. Oleh karena itu, kita bisa pergi menenangkan pikiran entah itu mencoba berjalan-jalan ke luar rumah seperti ke taman atau mungkin swalayan. Mendengarkan contoh bentuk-bentuk komposisi lagu atau instrumen dari rekanan. 2. Memilih sebuah teks yang baik dan tepat sesuai dengan tingkat perkem- bangan. 3. Membaca teks dan membayangkan jenis musik yang dapat mendukung isi teks dan media ungkap aspek musikal. 2. Karya Musik Kreasi Di unduh dari 67 Seni Budaya 4. Cara Membuat Lagu Ciptaan Sendiri Yang BerkualitasIrama selalu bersifat teratur sehingga terdengar indah/estetis atau memberikan dampak tertentu pada pendengarnya. Irama merupakan urutan rangkaian gerak yang menjadi unsur dalam sebuah musik. 5. Birama. Ketukan atau ayunan berulang-ulang yang datang secara teratur dalam waktu yang sama adalah pengertian birama. Didalam berkarya musik, khususnya mengarang sebuah lagu, tidak hanya sekedar menyusun nada menjadi melodi dan memberi syair, tetapi membutuhkan pengetahuan yang luas serta bakat. Dan adapun langkah-langkah untuk mengarang sebuah lagu adalah sebagai berikut a. Memilih Thema Lagu Thema adalah pokok pikiran, gagasan, atau ide dasar. Dalam musik Dalam membuat komposisi musik, diperlukan beberapa proses, di antaranya sebagai berikut a. Menyusun nada menjadi melodi b. Menyusun anda menjadi harmoni yang baik c. Menyusun melodi dan harmoni d. Menyusun frase menjadi kalimat lagu yang baik e. Menyusun gerakan musik yang sesuai dengan bentuk komposisi yang diinginkan. Dalam membuat komposisi musik diperlukan beberapa proses diantaranya sebagai berikut menyusun nada menjadi melodi menyusun nada menjadi harmoni menggabungkan melodi dan harmoni menjadi suatu komponem musik menyusun prase untuk membentuk kalimat lagu menyusun gerakan musik yang sesuai dengan bentuk komposisi musik. c. Menentukan Tangga Nada Cara Menciptakan Sebuah Lagu Hits Untuk BandDalam sebuah komposisi musik secara umum terdiri dari bagian-bagian sebagai berikut Bunyi dan Melodi Contohnya adalah misalkan kamu memiliki ide sebuah lagu kemudian kamu tuangkan dengan bentuk senandung dalam nada-nada tertentu. Sedangkan timbre adalah warna nada yang kamu inginkan. Langkah-Langkah Mengaransemen Lagu 1. Memilih dan menentukan lagu yang akan kita aransemen 2. Menganalisis syair 3. Menetapkan bentuk aransemen 4. Mencari dan menentukan progresi akor 5. Menentukan irama, tempo, tangga nada, dan dinamika yang sesuai 6. Membuat sketsa dan menyusun aransemen Cara Membuat Aransemen Menentukan Melodi Pokok
22 D. Komposisi 1. Pengertian Komposisi Musik Komposisi adalah sebuah kegiatan atau proses dari membuat musik. Komposisi berasal dari bahasa Latin yaitu componere yang berarti menyusun bersama. 18 Komposisi musik terbagi menjadi dua yaitu musik tonal dan musik atonal. Musik tonal adalah musik yang memiliki pusat tonalitas atau kunci. Sedangkan musik atonal adalah musik yang tidak memiliki pusat tonalitas atau kunci. 2. Teknik Komposisi Musik Mengacu pada motif atau tema utama dibawah ini gambar berikut beberapa contoh teknik komposisi yang digunakan untuk pengolahan motif Gambar Motif atau Tema Utama 1. Repetisi Repetisi adalah pengulangan motif atau tema asli secara utuh atau sama persis. 2. Sekuensi Sekuensi adalah pengulangan motif atau tema pada interval yang berbeda secara diatonis, ada dua jenis sekuensi yaitu sekuensi naik dan sekuensi turun. Gambar Sekuensi Naik 18 Stephen Blum, “Composition”, The New Grove Dictionary of Music and Musicians. Stanley Sadie ed. London Mac Millan Publisher Ltd, 1879, VI, 186. 23 Gambar Sekuensi Turun 3. Contrary Motion Merupakan gerakan alur melodi yang berlawanan terhadap gerakan dari motif atau tema asli. Gambar Contrary Motion 4. Inversi Inversi adalah pengolahan motif atau tema dengan cara membuat gerakan berlawanan terhadap interval tersebut. Ada dua macam inversi yaitu inversi real dan inversi diatonis. Inversi real adalah apabila semula nadanya bergerak naik satu sekonda mayor, maka akan dilawan dengan pergerakan turun satu sekonda mayor sehingga memunculkan kesan seperti perpindahan tonalitas, sedangkan inversi diatonis adalah gerakan melawan interval nada yang menyesuaikan dengan tonalitas yang digunakan. Gambar Inversi Real Gambar Inversi Diatonis 24 5. Imitasi Imitasi merupakan tiruan motif atau tema pada oktaf yang berbeda untuk komposisi vokal atau instrumen tunggal atau pada oktaf yang sama namun pada suara atau instrumen yang berbeda. 6. Interpolasi Interpolasi adalah sisipan figur atau tambahan pada motif atau tema sehingga memunculkan variasi baru. Gambar Interpolasi 7. Eliminasi Eliminasi adalah pengurangan beberapa figur motif atau tema. Gambar Eliminasi 8. Transposisi Transposisi adalah pengulangan motif atau tema pada tangganada yang berbeda atau dalam karakter tonal yang berbeda, misal mayor menjadi minor atau sebaliknya. Gambar Transposisi 25 9. Retrograsi Retrograsi adalah nada semifrase kedua yaitu nada dari semifrase pertama yang dibalik seperti cermin. Gambar Retrograsi 10. Permutasi Permutasi adalah notasi dari ritme yang sama namun terletak pada tempat yang berbeda. Gambar Permutasi 11. Augmentasi Augmentasi adalah pembesaran nilai nada. Gambar Augmentasi 12. Diminusi Diminusi adalah pengecilan nilai nada 19 . Gambar Diminusi 19 Poedji Soesila, “Teknik Pengolahan Motif atau Tema”, Menggubah Lagu atau Hymne. Lembaga Pengembangan Pesparawi. Kabupaten Grobogan, 2012, 5-7. 26 D. Rancangan Komposisi
Selamat datang di web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Aransemen ?Mungkin anda pernah mendengar kata Aransemen ? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, jenis, teknik, langkah, cara dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan. Pengertian Aransemen Aransemen bahasa Inggris arrangement, merupakan penyesuaian komposisi musik dengan nomor suara penyanyi atau instrumen lain yang berdasar pada suatu komposisi yang sudah ada, sehingga esensi musik tak diubah. Di samping itu, aransemen menjadi suatu bentuk usaha yang kerap dilakukan pada suatu karya musik guna pegelaran yang pengerjaannya buka hanya sekadar perluasan teknis saja, melainkan juga menyangkut akan pencapaian nilai artistik yang terkandung di dalamnya. Orang yang membuat aransemen lagu tersebut dinamakan dengan pengaransemen bahasa Inggris arranger. Modal dasar yang harus bisa dipunyai oleharranger ialah penguasaan terhadap pengetahuan mengenai harmoni. Jenis-Jenis Aransemen Dibawah ini adalah jenis-jenis aransemen yakni sebagai berikut Aransemen Vokal Setiap lagu yang dibuatkan aransemen khusus vokal, yakni pada 2 suara, 3 suara, atau bahkan hingga 4 suara. Aransemen vokal dalam 2 suara menjadi aransemen lagu yang paling mudah. Sementara itu, penyusunan aransemen vokal pada 3 dan 4 suara membutuhkan jauh lebih banyak syarat. Setelah aransemen lagu tersebut selesai disusun, maka lagu tersebut dicoba untuk dinyanyikan secara bersama-sama. Jika memang terdapat aransemen yang masih kurang baik atau hasil yang kurang optimal, maka aransemen itu bisa kembali disusuh hingga memperoleh hasil akhir yang memuaskan. Aransemen Instrumen Sementara itu, dalam penyusunan aransemen instrumen sangat berbeda dengan aransemen vokal. Aransemen instrumen harus sebisa mungkin disesuaikan dengan alat musik yang nantinya dipergunakan untuk memainkan lagu tersebut. Jika semakin lengkap alat musik yang digunakan, maka kian banyak pula kemungkinan variasi yang bisa diciptakan. Penyusunan aransemen istrumen sendiri berpedoman terhadap pengetahuan ilmu harmoni dan akord. Bagian dari suatu aransemen musik dikenal dengan nama partitur bahasa Inggris part. Di dalam melakukan aransemen instrumen, kebanyakan partitur dimainkan secara bergantian tugas, sementara dalam melakukan aransemen vokal, pada umumnya semua partitur berbunyi dengan bersamaan. Aransemen Campuran Aransemen campuran menjadi campuran aransemen vokal dan instrumen. Teknik yang dipergunakan dengan cara menggabungkan 2 jenis aransemen yang sudah ada. Pada aransemen campuran, pada umumnya ditonjolkan di aspek vokal, sementara instrumen berfungsi sebagai pengiring dan juga sekaligus memeriahkan, sehingga pertunjukan yang disajikan bisa bertambah dengan sempurna. Seorang dirigen atau konduktor berfungsi sebagai pemimpin, yang mana mengendalikan keseimbangan dalam menampilkan aransemen yang sudah berhasil disusun. Teknik Mengaransemen Lagu Ritme dan Pola Ritme Ritme menjadi panjang pendek bunyi yang bergerak secara teratur, sedangkan untuk pola ritme merupakan bentuk pengulangan dari pengembangan bangunan ritme yang digunakan oleh frase melodi atau kelompok frase melodi. Melodi Melodi merupakan serangkaian jumlah nada yang disusun dan dibunyikan dengan runtut dan teratur. Harmoni Harmoni menjadi perpaduan nada-nada melodi dengan menggunakan pola ritme yang serasi dan selaras sebagai satu kesatuan utuh karya seni. Langkah-Langkah Mengaransemen Lagu 1. Memilih dan menentukan lagu yang akan kita aransemen 2. Menganalisis syair 3. Menetapkan bentuk aransemen 4. Mencari dan menentukan progresi akor 5. Menentukan irama, tempo, tangga nada, dan dinamika yang sesuai 6. Membuat sketsa dan menyusun aransemen Cara Membuat Aransemen Menentukan Melodi Pokok Melodi pokok harus bisa ditentukan secara lebih dulu untuk bisa mengetahui jenis aransemen yang akan dipergunakan. Aransemen bisa ditentukan dalam bentuk 2, 3 atau bahkan 4 suara dengan cara memecah melodi yang sudah ada atau harmoni dari lagu tersebut. Menentukan Akor Menentukan akor-akor yang digunakan dengan mengetahuinya, makaarranger bisa dengan mudah membuat aransemen yang bervariasi. Menentukan Irama atau Ritme Untuk tahap yang satu ini,arranger bisa menentukan irama atau ritme yang dikehendaki. Irama yang akan dipergunakan bisa mengubah ritme atau irama yang pada sebelumnya telah digunakan. Misal pada lagu pop diaransemen menjadi dangdut, secara tak langsung, ritme di dalamnya juga berbeda dari yang sebelumnya. Menentukan Instrumen yang Cocok atau Sesuai Menentukan instrumen juga harus dilakukan agar bisa memainkan jenis aransemen dengan baik, sesuai dengan apa yang sudah dibuat. Mencoba Hasil Aransemen sesuai Bentuknya Suatu aransemen yang baik merupakan hasil dari perkembangan atau dari suatu proses yang panjang. Salah satu cara untuk bisa mengetahui hasil aransemen yang sudah dibuat ialah dengan cara mencoba sesuai jenis aransemen tersebut dengan bersamaan. Dengan melakukan cara ini, maka bisa diketahui bagian yang kurang pas untuk bisa memperbaiki aransemen tersebut. Langkah-langkah Membuat Aransemen Vokal Sebelum mengaransemen vokal terlebih dahulu mengetahui wilayah suara manusia. Batas wilayah suara atas maupun bawah dapat dilampaui dengan satu atau dua nada. Perlu diperhatikan bahwa dalam menyusun aransemen paduan suara menangani empat suara yang nyata, artinya harus menyusun empat lagu yang bersama-sama mengungkapkan langkah-langkah harmonis. Berikut ini adalah langkah-langkah mengaransemen vokal adalah sebagai berikut Nyanyikan lagu beserta syair dan carilah kesan yang diungkapkan dalam nada dan kata, suatu ajakan bersama; renungan pribadi; cerita; syukur; asmara; rasa sedih; atau gembira. Perhatikan pula bunyi kata-kata seperti warna huruf hidup, dan penggunaan huruf mati yang memperkuat kesan tersebut. Nyanyikan lagu dan perhatikan hal-hal berikut. Mana tempo yang paling cocok? Manakah kesatuan hitungan yang enak? Di manakah letak penggalan setengah kalimat dan akhir kalimat? Biasanya penggalan itu sama dengan tempat pengambilan napas, akhir baris syair atau empat ruang birama. Buatlah tanda pada setiap penggalan. Nama mana yang paling rendah, dan paling tinggi dalam lagu? Pilihlah kuncinya hingga suara satu dapat bernyanyi dengan baik dan sekaligus di bawahnya masih terdapat ruang cukup untuk suara lainlainnya. Carilah akor untuk setiap kesatuan hitungan. Misalnya, dalam irama 4/4 pada tempo sedang setiap pukulan ke-1, ke-2, ke-3, dan ke-4. Warna register suara manusia dibedakan menjadi berikut Suara dada menciptakan suasana tenang, kurang enerjik, mudah menjadikan lelah, dan biasanya lembut. Suara tengah memiliki nada cemerlang, mantap, dan paling mudah untuk dinyanyikan. Suara kepala memperlihatkan ketegangan yang dibutuhkan untuk mengeluarkan nada-nada, sering dipaksakan, hanya cocok untuk puncak-puncak lagu. Contoh Aransemen Vokal Aransemen vocal yaitu suatu tehnik atau cara sederhana memecah suatu lagu menjadi 2 suara tanpa merubah inti bentuk asli dari lagu tersebut, biasanya aransemen vocal 2 suara ini dipakai untuk mengaransemen suara anak. Secara umum syarat-syarat mengaransemen vocal 2 suara yaitu Range jarak nada dari A1 A dibawah 1 oktaf natural sampai D1diatas 1 oktaf naturalatau C C dioktaf natural sampai C1C diatas 1 oktaf natural. Menggunakan interval jarak nada terts, kwart, kwint Hindari interval jarak nada kwart dan kwint yang pararel berdampingan maksudnya yaitu bertemu interval yang sama berdampingan kecuali terts. Suara 2 tidak boleh lebih tinggi dari melodi utama Adapun pengertian akord yaitu susunan 3 nada atau lebih apa bila dimainkan terdengar harmonis Akord tidak terlepas dari interval jarak nada dalam sebuah tangga nada mayor terdapat 3 akord mayor, 3 akord minor 1 akord diminish. Adapun rumus-rumus akord yaitu Akord mayor = terts besar + terts kecil atau 2+ 1 ½ Akord minor= terts kecil + terts besar atau 1 ½ + 2 Akord diminish= tertt kecil + terts kecil 1 ½ + 1 ½ Akord mayor biasanya dipakai untuk lagu-lagu yang bersuasana riang, megah, agung Akord minor biasanya dipakai untuk lagu-lagu yang bersuasana sedih, resah, galau Akord diminish biasanya dipakai untuk membantu akord mayor/minor akord ini bersifat janggal Dibawah ini adalah contoh sederhana aransemen vocal 2 suara menggunakan anggota akord yaitu Contoh macam akord dalam tangga nada natural mayor. Akord anggota jenis C C-E-G mayor Dm D-F-A Minor Em E-G-B Minor F F-A-C Mayor G G-B-D Mayor Am A-C-E Minor Bdim B-D-F deminish Dalam mengaransemen jangan takut untuk mempariasikan nada, asalkan tidak melanggar peraturan dalam syarat-syarat mengaransemen. Perbedaan aransemen vocal biasa dengan menggunakan unsur akord ini yaitu suara lebih terdengar bervariasi, menjadikan sebuah melodi lebih berwarna dibandingkan dengan mengaransemen vocal biasa, anda tidak perlu mencari nada tertsnya atau kawart kwintnya lagi karena sudah terhimpun dalam sebuah akord, anda tinggal mencari salah satu anggota akord yang terdekat pada melodi utama, dengan artian anda sudah tau akord-akord apa saja yang dipakai dalam sebuah lagu yang anda aransemen. Demikian Penjelasan Materi Tentang Aransemen Pengertian, Jenis, Teknik, Langkah, Cara dan Contoh Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.
Langkah-Langkah Mengarang Lagu – Berkarya Musik khususnya mengarang lagu atau membuat lirik lagu tidak sekedar menyusun nada menjadi melodi namun membutuhkan pengetahuan yang luas. Sebelumnya kita sudah membahas menganai Unsur-Unsur Dasar dalam Berkarya. Kali ini kita akan membahas menganai langkah-langkah mengarang lagu. Simak penjelasan berikut ini. Pengertian Tempo Tanda Lambat, Sedang, Cepat & Perubahan Berikut ini adalah langkah-langkah mengarang lagu antara lain 1. Memilih Tema Lagu Tema lagu adalah pokok pikiran, gagasan atau ide dasar dalam membuat lagu. Dalam bermusik, tema dapat di ambil dari beberapa kejadian misalnya dari pengalaman hidup, kehidupan sehari-hari, cerita rakyat, kepahlawanan, cinta dan kasih sayang. Setelah menentukan tema maka dapat menyusun kalimat musik yang beraneka ragam sehingga menimbulkan melodi yang bermacam-macam sifat, bentuk, dan sejenisnya. 2. Memilih Bentuk Komposisi Mambuat komposisi musik perlu beberapa proses, berikut ini adalah memilih beberapa komposisi antara lain Menyusun nada menjadi melodi Menyusun nada menjadi harmoni Menggabungkan harmoni dan melodi menjadi suatu komposisi musik Menyusun fase untuk membentuk kalimat lagu Menyusun Gerakan musik yang sesusai dengan bentuk komposisi musik Ada beberapa bentuk komposisi antara lain Bentuk binair sederhana yaitu AA dan AB Brntuk ternair yaitu AAB, ABC, AAB, dan AA’B Dan bentuk bervariasi Bentuk binair AB dan Tenair ABA, ABC, AAB, dan ABB 1. Sebagai contoh lagu Indonesia pusaka menggunakan cyclic from komposisi AB, komposisi AB susunan melodi pada bait kedua berbeda dengan melodi bait pertama. Lagu Indonesia Pusaka 2. Bentuk teniar ABA, ABC, AAB, ABB adalah bentuk tenair susunan bait pertama diulang oleh bait ketiga, sedangkan susunan melodi bait kedua berbeda sama sekali. Sebagai contoh lagu adalah Nun Dia Mana. Lagu Nun Dia Mana 9 Unsur-Unsur dalam Musik dan Lagu Beserta Penjelasannya 3. Menentukan Tangga Nada Menentukan tangga nada berhubungan dengan karakter lagu yang akan di buat. Tangga nada mayor melukiskan karakter dan sifat lagu penuh keyakinan, optimis, gembira, riang, menyenangkan dan ceria. Sedangkan tangga nada minor melukiskan karakter dan sifat sedih, jecewa, kegagalan, dan melankolis. Ada juga dalam satu lagu menggunakan tangga nada dua. 4. Menentukan Ambitus Suara Ambitus adalah jangkauan wilayah. Menentukan ambitus suara adalah mengetahui pangsa pasar atau target yang harus diperhatikan sebelum menciptakan lagu. Misalnya target pasarnya untuk anak-anak, remaja, orang dewasa, dan umum. Ambitus anak-anak lebih terbatas dibandingkan dengan orang dewasa. Kelompok ambitus suara manusia pada umunya Ambitus suara anak-anak berkaisar antara nada rendah a-d2 dan tinggi c’-f2 Ambitus suara orang dewasa perempuan dibagi menjadi sopran antara c’-a2 , mezzosopran antara 4-f2 dan alto antara f-d2 . Ambitus suara orang dewasa laki-laki dibagi menjadi tenor antara c-a’, bariton antara A-F’ dan bas antara f-d’. 5. Menentukan Metrum Menentukan metrum atau ukuran birama sangat mempengaruhi irama lagu yang akan diciptakan karena irama merupakan denyut nadi dan unsur-unsur pokok sebuah lagu. Berikut ini adalah table irama musik atau lagu Tanda birama Metrum Irama yang timbul 2/4 . _ Mars / Tempo d’ marcia ¾ . _ _ Walz 6/8 . _ . _ Jass Walz 4/4 . _ _ _ Jass, rock, samba, mambo, cha cha, hustel, swing, fox trot, tango, slow beat, bequine, keroncong, langgam dan danggut . = arsis bagian kuat _ = thesis bagian ringan Pengertian, Sejarah, Contoh MUSIK NON TRADISIONAL 6. Menyusun Melodi atau Menyusun Syair Lagu Setiap pengarang lagu dalam menyusun melodi atau membuat syair lagu memiliki cara yang berbeda, namun tidak boleh berdiri sendiri apa lagi bertentangan. Kedua factor tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh. Beberapa hal yang harus di perhatikan dalam menyusun sebuah melodi adalah sebagai berikut a. Struktur Melodi Sebelum menyusun melodi, sebaiknya menentukan bentuk komposisi lagu terlebih dahulu. Struktur melodi terdiri dari suatu rangkaian periode yang di susun dari beberapa frase. Satu frase melodi terdiri dari dua motif yang melukiskan watak atau jiwa lagu yang akan tercipta. b. Gerakan Melodi Gerakan melodi ditentukan oleh irama, sedangkan cara menggerakkan melodi dipengaruhi oelah interval. Ada empat macam gerak melodi antara lain Gerak melodi rata atau mendatar melukiskan seasana tenang Gerak melodi naik melukiskan suasana dinamis Gerak melodi turun melukiskan suasana damai dan keragu-raguan Gerak melodi turun naik melukiskan suasana berubah-ubah, kadang senang, lalu sedih, atau sebaliknya. Baca Juga Pengertian Musik Tradisional jenis musik tradisional 4 CABANG SENI RUPA, MUSIK, TARI DAN DRAMA ALAT MUSIK INSTRUMEN Bentuk Tabung, Bilah, Pencon Terima kasih banyak yaa sudah membaca artikel kami. Semoga kalian mendapatkan apa yang kalian cari pada artikel ini. Salam hangat dari penulis Jika artikel kami sangat membantu kalian kami merasa senang sekali. Mari kita lebih giat lagi belajar agar kita mendapatkan apa yang kita mau. Terdapat kolom komentar di bawah, kalian dapat bertanya, memberi respon terkait artikel ini, dan bisa juga memberikan saran bagi penulis kami. Thank you so much, see you next artikel.
berikut beberapa proses dalam membuat komposisi musik kecuali menyusun